Budidaya Kecoa Madagaskar
Budidaya Kecoa Madagaskar
Sumber: Kompas.com
Kecoa, ya kecoa dipikiran orang-orang pasti berkaitan dengan hal-hal yang kotor, bau, dan menjijikan. Tapi itu hanya berlaku untuk kecoa lokal saja, beda halnya dengan kecoa Madagaskar yang tidak berbau. Kecoa Madagaskar tidak memiliki sayap dan mempunyai pergerakan yang lambat. Kecoa ini dapat berdesis nyaring saat tubuhnya ditekan, hal ini dimanfaatkan sebagai senjata andalan untuk mengejutkan predator yang akan memangsanya. Kecoa Madagaskar memiliki nama latin Gromphadorhina portentosa. Kecoa ini berasal dari hutan Madagaskar yang terletak di sebelah timur pulau Afrika, dan menjadi kecoa terbesar di Bumi. Rata-rata kecoa Madagaskar dapat bertahan hidup hingga 2-3 tahun. Saat berumur 1 tahun, panjang nya bisa mencapai lebih dari 13 cm. Saat usia produktif sekitar 6 sampai 8 bulan panjangnya bisa mencapai 8 cm. Kecoa adalah serangga omnivora atau pemakan segala. Kecoa biasanya diberi makan buah-buahan, sayur-ayuran,makanan Anjing, ataupun makanan Kucing.
Kecoa Madagaskar dapat bertahan di suhu apapun, itu menjadi salah satu alasan mengapa kecoa Madagaskar sangat mudah dipelihara, alasan lainya adalah bunyi desis yang unik saat tubuhnya ditekan, selain itu pergeraknnya yang lambat memudahkan para pemelihara atau para pembudidaya untuk mengurusinya. Untuk membedakan mana yang jantan dan mana yang betina cukup lihat pada ukuran badannya saja, yang jantan lebih besar dari pada yang betina. Dalam sekali kawin kecoa Madagaskar dapat menghasilkan sekitar 20-60 anakan. 85 derajat Fahrenheit adalah suhu yang bagus dan tepat untuk berkembang biak. Peternak mengaku bahwa omset dari berjualan kecoa Madagaskar bisa mencapai satu juta Rupiah perbulan.
Sumber: re-tawon.com
Untuk kandang bisa dibuat dengan menggunakan terarium atau aquarium khusus reptil, bisa juga menggunakan kontainer plastik. Agar kecoa merasa nyaman seperti di habitat aslinya tambahkan pasir atau serbuk kayu, lalu tambahkan potongan kayu sebagai tempat bersembunyi bagi kecoa. Kecoa Madagaskar biasanya dikembang biakkan untuk kebutuhan pakan ternak atau hewan peliharaan seperti pakan ikan, ungas, reptil, burung dan sebagainya.
Sumber:Daftarhewan.com
Rona Nada Fernanda.
Komentar
Posting Komentar